Selasa, 16 April 2013

"one by one the leaves go from it trees, whether its fly following the wind or fall into the ground, All of them it's written, it's called destiny"
across the universe
all this cosmic moments
and i met you

Aku percaya tidak ada yang namanya kebetulan didunia ini
Daun yang jatuh, angin yang bertiup
Semuanya ada dalam satu rangkaian kosmik yang mungkin sama
Segala sesuatu yang terjadi terunut semua pada catatan yang sama
Dan aku percaya,
Ada benang merah yang menghubungkan kita, dear you


Langit tidak pernah seramah itu, tidak panas tidak hujan
hanya gumpalan awan putih menggantung dilangit siang itu
Di jalan ini
Aku sangat menyukai jalan ini, dengan pepohonan disisi jalannya yang rindang, bangunan-bangunan lama yang masih terawat
terkesan kuno memang, tapi dalam kacamataku bangunan-bangunan itu adalah bentuk nyata dari kenangan
Kenangan yang tetap ada walau terkikis zaman dan perubahan
Pasangan tua yang bernostalgia disana, membuat imajiku berlari kesana-kemari, berbicara sendirian, sebuah monolog 'kenangan'

Hari itu 5 tahun yang lalu
Aku bertemu denganmu

Ada benang merah yang menghubungkan kita
Rasanya seperti sudah lama mengenalmu
Tanpa bicara, Ya karena aku hanya mampu tersipu
Momen kosmik yang membuat kita bertemu
Jalinan benang merah ini

Takdirkah?

Tapi....
boleh jadi simpul yang diambil salah
boleh jadi jalinan ini hanya terpaut sementara
boleh jadi hanya numpang lewat dan malah menyisakan kekusutan?

yang hilang bisa saja kembali
yang kembali bisa saja tak tersisa
tapi kenangan tidak hilang tidak habis
Takdir itu nyata baik manis maupun pahit, senyata guratan wajah ketika menua

Hanya karena itu adalah cinta pada pandangan pertama, bukan berarti itu akan selalu terwujud dan berakhir indah
sepersekian detik boleh jadi hati terpaut


bukannya tidak mungkin jatuh cinta dengan orang asing yang baru kita temui, yang bahkan berbincang dan bersitatap lebih dari sepersekian detik dengannya saja belum kita lakukan
Adalah takdir, benang merah, atau apapun namanya jika kisah itu berlanjut
Jika tidak, itu mungkin hanyalah momen kosmik biasa, benar-benar kebetulan biasa atau sebuah takdir yang melengkapi takdir lainnya (mungkin)
karna hanya sepersekian detik hanya sepersekian detik
hanya kenangannya yang tersisa, boleh jadi lagi itupun kalau tidak lupa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar